I love men's clothes, dan untungnya tren gak ngelarang cewek untuk make baju-baju cowok! Langsunglah gue rombak lemari bokap gue.
Anyways, gue udah cukup umur, udah buat KTP, dan bisa nyontreng! Turut serta dalam pesta rakyat (entah di mana 'pesta'-nya). Walaupun baju gue agak aneh, tapi ternyata ada cewek yang nanyain di mana gue beli leggingnya. Gue jawab: "Gunting aja!"
Oh, setelah itu gue ke Senayan City bareng Dape & Gita, nonton Transformers: Revenge of the Fallen. Gue gak pernah bisa tahan dingin, so i brought my black denim biker jacket dan pake celana bokap gue--ya. Celana bokap gue yang gombrong buat gue, but i like it. It has a nautical feel.
13 Juli 2009
12 Juli 2009
Internship is Over
Jumat, 10 Juli kemaren adalah hari terakhir gue dan Kara magang di redaksi 17. Semua berjalan seperti biasa--membantu pemotretan produk, mencari gambar, mengedit kembali artikel, dll. Setelah semua selesai, gue dan Kara menyiapkan kamera masing-masing untuk berfoto dengan kru redaksi.
Mbak Imesh yang melihatnya dari meja pemred pun baru nyadar.
DUEEEENG.
Dia lupa.
Hahahha! Ya sudahlah! Akhirnya kita tetap foto-foto dan berpelukan sama semua kru yang masih tersisa di kantor (sisanya udah pergi).
Gue dapet banyak pengalaman selama magang di 17. Gue jadi kenal kru 17 yang baik-baik banget, tahu proses pembuatan majalah, ngerasain sedikit dunia kerja, belajar melakukan pekerjaan sendiri dan dengan tanggung jawab yang besar. Beda banget sama sekolah. Kalau sekolah, nggak ngerjain tugas, palingan dimarahin sama-sama sambil cekikikan. Kalo kerja, nggak ngerjain tugas, bakal ngefek banget ke laporan dan atasan bakal nggak suka. Kontras memang!
Oh, selama magang, gue juga jadi lebih merhatiin jalan, karena sering pergi ke mana-mana buat minjem dan balikin barang ke butik dan kantor. Gue jadi gak buta soal jalanan di Jakarta. Gue bisa sampe di Senayan City dengan selamat sekarang! *lebay ya*
Thank you so much, Seventeen! I love you even more! :))
Mbak Imesh yang melihatnya dari meja pemred pun baru nyadar.
Mbak Imesh: "YA AMPUN! Ini hari terakhir kalian, ya?!"
Gue & Kara: "I-iya..."
Mbak Imesh: "Lusi.. Emangnya ini hari terakhir Putri sama Kara?"
Mbak Lusi: "Iya.."
Mbak Imesh: "Aduh.. Lupa.. Balik lagi deh, Senen.."
Gue & Kara: "Kan udah sekolah.."
Mbak Imesh: "LAH! Lusi, emang mereka udah sekolah Senen?!"
Mbak Lusi: "Iya.. Kan, anak SMA."
Mbak Imesh: "Oh iya ya, anak SMA. [terdiam] Aaaahhh... Aku lupa... [merengut]"
DUEEEENG.
Dia lupa.
Hahahha! Ya sudahlah! Akhirnya kita tetap foto-foto dan berpelukan sama semua kru yang masih tersisa di kantor (sisanya udah pergi).
Gue dapet banyak pengalaman selama magang di 17. Gue jadi kenal kru 17 yang baik-baik banget, tahu proses pembuatan majalah, ngerasain sedikit dunia kerja, belajar melakukan pekerjaan sendiri dan dengan tanggung jawab yang besar. Beda banget sama sekolah. Kalau sekolah, nggak ngerjain tugas, palingan dimarahin sama-sama sambil cekikikan. Kalo kerja, nggak ngerjain tugas, bakal ngefek banget ke laporan dan atasan bakal nggak suka. Kontras memang!
Oh, selama magang, gue juga jadi lebih merhatiin jalan, karena sering pergi ke mana-mana buat minjem dan balikin barang ke butik dan kantor. Gue jadi gak buta soal jalanan di Jakarta. Gue bisa sampe di Senayan City dengan selamat sekarang! *lebay ya*
Thank you so much, Seventeen! I love you even more! :))
05 Juli 2009
QUOTE OF MY LIFE

"I have come to terms with the fact that not every one of your friends has to be your best friends. A lot of your friends are good for certain things. Some friends you love to go out with, some friends you ask for advice, some friends are great to sit with on the couch and watch a movie and make you laugh. And some friends are those best friends whom you can trust. But it doesn't really mean friends have to be great at everything."
-Hayden Panettiere, from an interview in Seventeen U.S. Magazine July 2009-
*i'm don't really like her,
but i like the way she thinks about friends which is exactly TRUE*
picture from Google
03 Juli 2009
Enam Tahap Paska Putus
Magang ada gunanya juga.
Maksud gue, selaen membuat gue tau dunia kerja dsb., it actually makes me forget about my ex!
Tau kan, betapa sulitnya melupakan mantan (kalo emang beneran suka, ya..)?
Ada beberapa tahap yang gue tau:
1. PENOLAKAN
Yes yes yes. Masa-masa di mana setelah menutup telepon, kok rasanya gak 'real' ya? Lo kembali bermaen internet dengan wajar sambil berusaha chatting dengan mantan, berusaha SMS-an.. but NO--nothing happens.
2. PEMERASAN
Pemerasan air mata maksud gue. Lo mulai menangisi masa-masa indah (kalau ada) dan membandingkan dengan kehidupan lo sekarang tanpa si doi. Denger lagu Vidi aja lo udah nangis, apalagi Kerispatih. Jadi lo tutup kuping, stuff your face with a pillow, dan nangis sekenceng-kencengnya seperti opera sabun.
3. BUNUH DIRI
Bukan. Bukan beneran, tapi rasa ingin bunuh diri. Lo membayangkan pisau mengiris-ngiris perut lo karena itulah cara yang paling pas untuk bisa melupakan doi, namun melihat Mbak Inem memotong bawang lo gak tahan. Lo marah besar, mulai mengolok-olok mantan dalam hati (atau mungkin teriak, atau bikin lagu malah--terserah orangnya), dan mendelete semuaaaaaaaaaaaa kenangan lo sama dia (ya, SEMUA. Bahkan foto lo sama dia di mana lo lagi cantik-cantiknya). Pokoknya jangan sampai lo ngeliat dia atau gak @#$%%^&@!!
4. MAYAT HIDUP
Lo berjalan tanpa arah, menyetir tanpa tujuan, berbicara tanpa suara. Your spirit has gone. Lo masih belum biasa ngejalanin hidup tanpa doi karena udah kebiasaan. Lo males beraktifitas, lo males bangun dari tempat tidur, pokoknya lo pengen rebahan aja dan bengong. Intinya: kayak mayat.
5. PENYEMBUHAN
Lo bangun di keesokan harinya, mandi, menggosok gigi dan daki, lalu menyadari bahwa.. tumbuh jerawat di jidat!!!
Gak deng. Maksud gue, lo menyadari bahwa.. lo tidur dengan nyenyak tadi malam! Tanpa perasaan sedih atau apapun. Lo memikirkan mantan dan...
ya, hanya memikirkan. Lo mulai bisa menjalani aktifitas laen dengan baik, tapi coba cari aktivitas atau rutinitas baru yang bakal bikin lo lebih cepet 'sembuh'. Well, you're really close to the top! Tapi masih ada tahap lagi, yaitu..
6. TERLAHIR KEMBALI
Lo mulai membuka hati lo untuk.. MELIRIK COWOK BARU! Atau segaknya, mengagumi cowok ganteng and start seeing the possibilities. CONGRATZ! Lo udah sembuh dan siap menjalani hidup baru tanpa bayang-bayang mantan lo! Lo adalah lo yang baru!
Yah, inilah Enam Tahap Paska Putus dari gue. Entah benar atau gak, tahap ini benar-benar sudah dilaksanakan dan diuji coba oleh gue, and it works. Selamat mencoba!
P.S.: If it helps, coba dengerin lagu "I'm Single and Very Happy". Cukup membantu, kok. Palingan sekitar.... 0,5 %.
Yeah right.
Maksud gue, selaen membuat gue tau dunia kerja dsb., it actually makes me forget about my ex!
Tau kan, betapa sulitnya melupakan mantan (kalo emang beneran suka, ya..)?
Ada beberapa tahap yang gue tau:
1. PENOLAKAN
Yes yes yes. Masa-masa di mana setelah menutup telepon, kok rasanya gak 'real' ya? Lo kembali bermaen internet dengan wajar sambil berusaha chatting dengan mantan, berusaha SMS-an.. but NO--nothing happens.
2. PEMERASAN
Pemerasan air mata maksud gue. Lo mulai menangisi masa-masa indah (kalau ada) dan membandingkan dengan kehidupan lo sekarang tanpa si doi. Denger lagu Vidi aja lo udah nangis, apalagi Kerispatih. Jadi lo tutup kuping, stuff your face with a pillow, dan nangis sekenceng-kencengnya seperti opera sabun.
3. BUNUH DIRI
Bukan. Bukan beneran, tapi rasa ingin bunuh diri. Lo membayangkan pisau mengiris-ngiris perut lo karena itulah cara yang paling pas untuk bisa melupakan doi, namun melihat Mbak Inem memotong bawang lo gak tahan. Lo marah besar, mulai mengolok-olok mantan dalam hati (atau mungkin teriak, atau bikin lagu malah--terserah orangnya), dan mendelete semuaaaaaaaaaaaa kenangan lo sama dia (ya, SEMUA. Bahkan foto lo sama dia di mana lo lagi cantik-cantiknya). Pokoknya jangan sampai lo ngeliat dia atau gak @#$%%^&@!!
4. MAYAT HIDUP
Lo berjalan tanpa arah, menyetir tanpa tujuan, berbicara tanpa suara. Your spirit has gone. Lo masih belum biasa ngejalanin hidup tanpa doi karena udah kebiasaan. Lo males beraktifitas, lo males bangun dari tempat tidur, pokoknya lo pengen rebahan aja dan bengong. Intinya: kayak mayat.
5. PENYEMBUHAN
Lo bangun di keesokan harinya, mandi, menggosok gigi dan daki, lalu menyadari bahwa.. tumbuh jerawat di jidat!!!
Gak deng. Maksud gue, lo menyadari bahwa.. lo tidur dengan nyenyak tadi malam! Tanpa perasaan sedih atau apapun. Lo memikirkan mantan dan...
ya, hanya memikirkan. Lo mulai bisa menjalani aktifitas laen dengan baik, tapi coba cari aktivitas atau rutinitas baru yang bakal bikin lo lebih cepet 'sembuh'. Well, you're really close to the top! Tapi masih ada tahap lagi, yaitu..
6. TERLAHIR KEMBALI
Lo mulai membuka hati lo untuk.. MELIRIK COWOK BARU! Atau segaknya, mengagumi cowok ganteng and start seeing the possibilities. CONGRATZ! Lo udah sembuh dan siap menjalani hidup baru tanpa bayang-bayang mantan lo! Lo adalah lo yang baru!
Yah, inilah Enam Tahap Paska Putus dari gue. Entah benar atau gak, tahap ini benar-benar sudah dilaksanakan dan diuji coba oleh gue, and it works. Selamat mencoba!
P.S.: If it helps, coba dengerin lagu "I'm Single and Very Happy". Cukup membantu, kok. Palingan sekitar.... 0,5 %.
Yeah right.
27 Juni 2009
Tinggal Gue dan Kara
Sudah 2 minggu gue magang di redaksi Seventeen, and it was fun to work there!
Gue pikir gue bakal kecapekan atau apa but NO--sekolah lebih bikin pusing daripada ini. Magang di 17 membuat gue jadi pengen kerja di majalah pas udah gede.
Sejauh ini, gue udah menghadiri Clear Press Conference, Sounds of Indonesia, dan Grand Opening Gaudi Mal Pluit.
Clear Press Conference berlangsung di 4 Seasons Hotel. Mereka memperkenalkan produk baru--yang sekarang udah ada di pasaran--Clear Soft and Shiny. Di situ, gue melihat Sandra Dewi (dia brand ambassador produk Clear Soft & Shiny) dan Shunji Matsuo (hair stylist beken) langsung. Gue akui, rambut Sandra Dewi waktu itu emang halus banget. Rada-rada melayang gitu loh *haha lebay*. Tapi the best part sih, gue dapet makan gratis di sono. Haha.
Kalo Sounds of Indonesia itu acara musik dari 28 band indie di Alun-Alun Indonesia @ Grand Indonesia. Tau kan, toko besar yang menjual barang-barang fashion lokal *agak mahal sih*? Waktu itu gue cuman sempet liat Bondan Rastika dan Sketsa, dan gue cuman bisa denger Bondan nyanyi dengan gitar akustiknya, karena Mbak Varin dan Mbak Cha Cha (fashion editor) udah nyuruh balik.
Oh well, Bondan keren suaranya! Hehe.
Grand Opening Gaudi itu kemaren di Mal Pluit, dan lagi diskon 20%! Gue beli statement necklace aja sih. Hehe. Kara yang nyesek. Sebelumnya dia ke acara Y.C.A.B. di Plaza Semanggi dan beli tas di Gaudi, tapi gak diskon, padahal di Gaudi Pluit ada yang lebih bagus dan lebih murah. Hahaha.. Sabar ya, bu..
Kalo di kantor, gue lebih sering nganggur sih lebih tepatnya *karena semua tugas gue udah selese*, palingan nyari gambar. Jangan salah, nyari gambar artis yang spesifik itu lebih susah daripada yang lo pikir, karena musti dari 1 sumber, yaitu SIPA PRESS (semacem Getty). Gue bahkan butuh berhari-hari nyarinya *serius*.
Oh, sejauh ini, Mbak Imesh udah cerita banyak banget soal awal sampai akhir pembuatan majalah. Dia juga cerita soal suka-dukanya kerja di majalah, tapi kocak-kocak banget. Mbak Imesh bawel banget, tapi seru. Haha.
Well, anyway, kemaren adalah hari terakhir Katya magang di 17. Dia anak JIS, dan sekelas sama Cinta Laura *hahaha*. Masa magangnya cuman sebentar karena dia ikut program sekolah. She's off to U.S. now. Bye, Katya! :)
Oke. Ini baru 2 minggu. Huhu. Sebentar lagi magang selese, dan rasanya kok cepet banget ya. Hahahaha. Wish me luck!
Gue pikir gue bakal kecapekan atau apa but NO--sekolah lebih bikin pusing daripada ini. Magang di 17 membuat gue jadi pengen kerja di majalah pas udah gede.
Sejauh ini, gue udah menghadiri Clear Press Conference, Sounds of Indonesia, dan Grand Opening Gaudi Mal Pluit.
Clear Press Conference berlangsung di 4 Seasons Hotel. Mereka memperkenalkan produk baru--yang sekarang udah ada di pasaran--Clear Soft and Shiny. Di situ, gue melihat Sandra Dewi (dia brand ambassador produk Clear Soft & Shiny) dan Shunji Matsuo (hair stylist beken) langsung. Gue akui, rambut Sandra Dewi waktu itu emang halus banget. Rada-rada melayang gitu loh *haha lebay*. Tapi the best part sih, gue dapet makan gratis di sono. Haha.
Kalo Sounds of Indonesia itu acara musik dari 28 band indie di Alun-Alun Indonesia @ Grand Indonesia. Tau kan, toko besar yang menjual barang-barang fashion lokal *agak mahal sih*? Waktu itu gue cuman sempet liat Bondan Rastika dan Sketsa, dan gue cuman bisa denger Bondan nyanyi dengan gitar akustiknya, karena Mbak Varin dan Mbak Cha Cha (fashion editor) udah nyuruh balik.
Oh well, Bondan keren suaranya! Hehe.
Grand Opening Gaudi itu kemaren di Mal Pluit, dan lagi diskon 20%! Gue beli statement necklace aja sih. Hehe. Kara yang nyesek. Sebelumnya dia ke acara Y.C.A.B. di Plaza Semanggi dan beli tas di Gaudi, tapi gak diskon, padahal di Gaudi Pluit ada yang lebih bagus dan lebih murah. Hahaha.. Sabar ya, bu..
Kalo di kantor, gue lebih sering nganggur sih lebih tepatnya *karena semua tugas gue udah selese*, palingan nyari gambar. Jangan salah, nyari gambar artis yang spesifik itu lebih susah daripada yang lo pikir, karena musti dari 1 sumber, yaitu SIPA PRESS (semacem Getty). Gue bahkan butuh berhari-hari nyarinya *serius*.
Oh, sejauh ini, Mbak Imesh udah cerita banyak banget soal awal sampai akhir pembuatan majalah. Dia juga cerita soal suka-dukanya kerja di majalah, tapi kocak-kocak banget. Mbak Imesh bawel banget, tapi seru. Haha.
Well, anyway, kemaren adalah hari terakhir Katya magang di 17. Dia anak JIS, dan sekelas sama Cinta Laura *hahaha*. Masa magangnya cuman sebentar karena dia ikut program sekolah. She's off to U.S. now. Bye, Katya! :)
Oke. Ini baru 2 minggu. Huhu. Sebentar lagi magang selese, dan rasanya kok cepet banget ya. Hahahaha. Wish me luck!
20 Juni 2009
LATIHAN
Gue lagi gak tau mo nulis apa, jadi gue tulis apa yang benar-benar gue pikirin aja saat ini.
intinya: DIEM AJA
*kita latih dalam sebulan, Put. See if you can get the hang of this*
Jangan banyak
NGOMONG
Jangan banyak
BERCANDA
Jangan banyak
MENJAWAB PERTANYAAN
Jangan banyak
MENGHASILKAN SUARA
Jangan banyak
MEMBERI TOPIK
Jangan banyak
NGASIH PENDAPAT
intinya: DIEM AJA
*kita latih dalam sebulan, Put. See if you can get the hang of this*
16 Juni 2009
Gue diterima magang di majalah 17! :))
Gue diterima magang di majalah 17! Woohoo!
Rasanya seneng deh waktu Mbak Dessy--fashion stylist 17--nelpon gue tepat abis gue bangun tidur kemaren (gue bangun tidur jam 11an) dan bilang kalo gue diterima sebagai fashion stylist assistant, dan gue udah mesti kerja..
HARI INI.
Ya oloh.. Mendadak banget yak, tapi gapapa. Semakin cepat semakin baik.
Selain gue, Kara Maria Natalie, anak Ola et Labora BSD, juga diterima sebagai feature reporter di bawah bimbingan Mbak Lusi (feature editor 17).
Jam 9 pagi, gue dan Kara nandatanganin semacem kontrak kerja. Wow, ternyata internship itu dianggap serius juga ya (baca: gue dapet gaji kecil)! Gue seperti biasa, kalo baru ketemu orang-orang baru, gue rada diem. Tapi itu biasa--kayaknya sih.
Redaksi 17 itu cuman sebagian kecil dari gedung Femina. Sisanya, ada redaksi Femina, Gadis, AyahBunda, Pesona, dsb. Rame memang, kan itu semua bagian dari Femina Group.
Awalnya, Mbak Imesh yang super ceria itu minta gue dan Kara baca majalah 17 U.S. edisi Januari 2009-Juli 2009. Tujuannya supaya kita tau isinya, apa bedanya sama 17 Indonesia, dan membantu kita lebih gampang nerjemahin ke Indonesia nanti.
Abis itu, Mbak Daisy minta gue untuk bikin ulang artikel Beauty dari majalah 17 Malaysia ke dalam bahasa Indonesia, dan gue musti cari foto-foto contoh artisnya. Nyari foto artis ternyata gak boleh sembarangan, musti dari pihak yang legal. Di sini sih, ada SIPA.
Tapi ini baru hari pertama--i shouldn't be talking much. Oh ya, besok gue bakal ke acara Clear shampoo. Entah acara apalah itu, yang pasti kata Mbak Daisy gue gak boleh pake jeans.
That reminds me, peraturan di sono:
1. Gak boleh pake t-shirt, kecuali ada luaran (jaket, kardigan, dsb.)
2. Gak boleh pake jeans
3. Gak boleh pake legging
4. Gak boleh pake sepatu kets
Wish me luck :D
Rasanya seneng deh waktu Mbak Dessy--fashion stylist 17--nelpon gue tepat abis gue bangun tidur kemaren (gue bangun tidur jam 11an) dan bilang kalo gue diterima sebagai fashion stylist assistant, dan gue udah mesti kerja..
HARI INI.
Ya oloh.. Mendadak banget yak, tapi gapapa. Semakin cepat semakin baik.
Selain gue, Kara Maria Natalie, anak Ola et Labora BSD, juga diterima sebagai feature reporter di bawah bimbingan Mbak Lusi (feature editor 17).
Jam 9 pagi, gue dan Kara nandatanganin semacem kontrak kerja. Wow, ternyata internship itu dianggap serius juga ya (baca: gue dapet gaji kecil)! Gue seperti biasa, kalo baru ketemu orang-orang baru, gue rada diem. Tapi itu biasa--kayaknya sih.
Redaksi 17 itu cuman sebagian kecil dari gedung Femina. Sisanya, ada redaksi Femina, Gadis, AyahBunda, Pesona, dsb. Rame memang, kan itu semua bagian dari Femina Group.
Awalnya, Mbak Imesh yang super ceria itu minta gue dan Kara baca majalah 17 U.S. edisi Januari 2009-Juli 2009. Tujuannya supaya kita tau isinya, apa bedanya sama 17 Indonesia, dan membantu kita lebih gampang nerjemahin ke Indonesia nanti.
Abis itu, Mbak Daisy minta gue untuk bikin ulang artikel Beauty dari majalah 17 Malaysia ke dalam bahasa Indonesia, dan gue musti cari foto-foto contoh artisnya. Nyari foto artis ternyata gak boleh sembarangan, musti dari pihak yang legal. Di sini sih, ada SIPA.
Tapi ini baru hari pertama--i shouldn't be talking much. Oh ya, besok gue bakal ke acara Clear shampoo. Entah acara apalah itu, yang pasti kata Mbak Daisy gue gak boleh pake jeans.
That reminds me, peraturan di sono:
1. Gak boleh pake t-shirt, kecuali ada luaran (jaket, kardigan, dsb.)
2. Gak boleh pake jeans
3. Gak boleh pake legging
4. Gak boleh pake sepatu kets
Wish me luck :D
Langgan:
Entri (Atom)
















































